Kadis DP3A Kutim Tegaskan PUG Bukan Hanya untuk Perempuan, Tapi Untuk Semua Kelompok Masyarakat

Kutai Timur – Pemahaman keliru mengenai Pengarusutamaan Gender (PUG) masih terjadi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kutai Timur. Banyak yang menganggap kebijakan ini identik dengan program untuk perempuan semata.

Padahal, menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Cholid, PUG adalah pendekatan pembangunan inklusif yang memastikan seluruh kelompok masyarakat—baik perempuan, laki-laki, anak, hingga kelompok rentan—memperoleh akses yang adil terhadap layanan dan kegiatan pemerintah.

Dalam sambutannya pada FGD “Mewujudkan Anggaran Responsif Gender untuk Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan”, Idham menegaskan bahwa PUG bertujuan memastikan pembangunan dapat dinikmati semua kelompok, tanpa terkecuali.

“Kesetaraan bukan soal memberi perhatian khusus pada perempuan saja. Ini bicara tentang keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Idham menjelaskan, selama ini anggapan bahwa PUG hanya berkaitan dengan program perempuan membuat banyak OPD tidak maksimal mengintegrasikan perspektif gender dalam perencanaan kegiatan. Ia menekankan bahwa pendekatan gender diperlukan untuk mengidentifikasi kelompok yang masih termarginalkan.

“Siapa pun yang aksesnya terbatas, itu yang harus kita perhatikan. Dalam konteks budaya kita, ketimpangan gender memang masih tinggi, sehingga perlu langkah lebih serius,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman yang tepat terhadap PUG wajib diterjemahkan ke dalam perencanaan dan penganggaran setiap dinas.

Tanpa itu, pelayanan publik tidak akan sepenuhnya berkeadilan. Melalui forum diskusi ini, Idham berharap seluruh OPD memperoleh pemahaman yang sama agar pelaksanaan PUG di Kutim semakin kuat dan tepat sasaran.

Dengan penguatan pemahaman ini, Pemkab Kutim menargetkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif, responsif, dan memberi manfaat merata bagi seluruh masyarakat.ADV

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *