KKI Kutai Timur Segera Dibentuk, BKKBN Kaltim Soroti Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045

SAMARINDA – Upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan pengendalian penduduk di Kabupaten Kutai Timur semakin serius dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan langkah pembentukan Koalisi Kependudukan Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam agenda silaturahmi bersama jajaran kependudukan dan keluarga berencana, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Dr. M. Sunarto, S.K.M., M.Adm.KP. yang didampingi oleh Sekretaris Perwakilan, Muslimin, S.H., M.M.
menegaskan bahwa bonus demografi menjadi peluang besar sekaligus tantangan serius bagi masa depan Indonesia, khususnya di daerah.
Menurutnya, bonus demografi adalah kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif 15–64 tahun lebih besar dibanding usia nonproduktif. Momentum tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal agar menjadi kekuatan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Bonus demografi tidak otomatis menjadi berkah. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, justru dapat berubah menjadi beban demografi,” tegas Dr. Sunarto.
Ia menjelaskan, salah satu kunci utama menghadapi bonus demografi adalah melalui Program Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga berkualitas. Dengan pengendalian angka kelahiran yang seimbang, setiap keluarga memiliki kesempatan lebih besar untuk berinvestasi pada pendidikan, kesehatan, gizi, dan masa depan anak-anaknya.
“Tujuan keluarga berencana bukan sekadar mengatur kelahiran, tetapi memastikan lahirnya generasi sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dampak Positif dan Ancaman Bonus Demografi
Dalam penyampaiannya, Dr. Sunarto menguraikan sejumlah dampak positif bonus demografi apabila dikelola dengan baik, di antaranya meningkatnya produktivitas tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi daerah, menurunnya angka kemiskinan, hingga lahirnya generasi unggul yang mampu bersaing secara global.
Namun sebaliknya, jika gagal dipersiapkan, bonus demografi dapat memicu meningkatnya pengangguran usia muda, persoalan sosial, ketimpangan ekonomi, hingga rendahnya kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga generasi muda.
Selaras dengan Visi Kutai Timur Hebat
Dr. Sunarto juga mengapresiasi visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si dan Wakil Bupati H. Mahyunadi, S.E., M.Si.
Menurutnya, visi “Terwujudnya Kutai Timur Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing” sangat sejalan dengan upaya menciptakan generasi emas melalui pembangunan keluarga berkualitas dan pengendalian penduduk yang berkelanjutan.
“Melalui pembangunan yang merata dan 50 Program Unggulan Kutai Timur Hebat, saya yakin Kutai Timur mampu menjadi daerah yang maju dan kompetitif,” katanya.
Jumran Ditunjuk Sebagai Karateker KKI Kutim
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa berdasarkan Surat Mandat Nomor 04/KKI-KALTIM/V/2026 tanggal 18 Mei 2026, Bapak Jumran, S.E., M.Si yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kutai Timur resmi ditunjuk sebagai Karateker Pembentukan Koalisi Kependudukan Indonesia.
Penunjukan tersebut diharapkan mampu mempercepat terbentuknya wadah kolaborasi kependudukan di Kutai Timur sebagai mitra strategis pemerintah dalam edukasi dan advokasi kependudukan.

Salam dari PLH Kepala DPPKB Kutim
Pada momen silaturahmi itu, Jumran, S.E., M.Si juga menyampaikan salam dan pesan dari PLH Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kutai Timur, Yuriansyah T, S.Sos., M.Si.
Melalui Jumran, Yuriansyah menyampaikan ucapan selamat datang kembali dan sukses kepada Dr. M. Sunarto atas amanah barunya sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.
Yuriansyah juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung akibat tugas kedinasan di Kabupaten Kutai Timur yang tidak dapat ditinggalkan.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Sunarto menitipkan salam hormat dan ucapan terima kasih kepada Yuriansyah beserta seluruh jajaran DPPKB Kutai Timur atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin dengan baik.
Ia juga menitipkan salam khusus kepada Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si dan Wakil Bupati H. Mahyunadi, S.E., M.Si atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga dan kependudukan di Kutai Timur.
Dengan terbentuknya KKI Kabupaten Kutai Timur nantinya, diharapkan isu kependudukan tidak lagi hanya menjadi urusan pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat demi menyongsong generasi emas Indonesia tahun 2045.(*)
![]()










