Banyak Perusahaan di Kutim yang Tidak Taat Aturan

Etensi.com, Sangatta – Basti Sanggalangi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur menyoroti banyak perusahaan di wilayah tersebut yang masuk dalam kategori nakal. Hal ini berarti bahwa mereka melakukan aktivitas mereka tanpa mematuhi aturan yang berlaku, merugikan tenaga kerja, dan melanggar ketentuan lainnya.

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Basti Sanggalangi, menegaskan hal ini saat diwawancarai di kantornya. Dikatakan bahwa banyaknya perusahaan nakal di Kabupaten Kutai Timur disebabkan oleh kurangnya petugas pengawasan perusahaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Saya melihat masih banyak perusahaan di Kutai Timur yang berperilaku nakal. Mereka merugikan tenaga kerja dan melanggar aturan dalam aktivitas mereka, serta ada hal-hal lain yang dilakukan,” kata Basti.

Hingga saat ini, hanya ada tiga petugas pengawasan perusahaan dari Pemerintah Provinsi yang ditugaskan untuk Kabupaten Kutai Timur. Angka ini tidak sebanding dengan jumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yang mencapai lebih dari 500 perusahaan.

Menurut Basti, Kabupaten Kutai Timur setidaknya membutuhkan 10 petugas pengawasan perusahaan. Ia meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar segera menambah jumlah petugas pengawasan untuk Kabupaten Kutai Timur. Dengan penambahan petugas yang memadai, dapat lebih mudah mendeteksi perusahaan yang sehat dan perusahaan nakal.

“Jelas bahwa dengan hanya tiga petugas untuk lebih dari 500 perusahaan di Kabupaten Kutai Timur, hal ini tidaklah cukup. Kami mengharapkan Pemerintah Provinsi untuk memperhatikan situasi ini dan menambahkan 10 petugas lagi,” terangnya.

Basti menekankan bahwa Dewan mendorong kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menertibkan perusahaan-perusahaan nakal yang masih beroperasi.(Eten1/Adv)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH