Dukung Pendidikan Agama, Disdik Kutim Rekrut 160 Guru untuk Program Mengaji

SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan perekrutan besar-besaran untuk mendukung pelaksanaan program tambahan jam pelajaran Al-Quran di sekolah negeri. Sebanyak 160 guru akan diseleksi untuk ditempatkan di 39 sekolah di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyebut perekrutan ini penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal. “Hari Senin besok seleksi guru-gurunya. Kita merekrut 160 guru untuk mengajar di 39 sekolah tadi,” jelasnya.

Program ini sebelumnya hanya diterapkan di delapan sekolah pada 2023–2024 sebagai proyek awal bekerja sama dengan UMI Foundation. Namun hasil positif mendorong perluasan hingga lima kali lipat pada 2025, yakni 39 sekolah negeri yang mengikuti. “Alhamdulillah responnya cukup bagus. Maka tahun ini kita tingkatkan dari delapan menjadi 39 sekolah,” ujar Mulyono.

​“Saya ingin minimal anak-anak kita lulus SD atau SMP itu minimal membaca Al-Qurannya sudah fasih, baik dari makhorijul hurufnya, tajwidnya maupun tartilnya,” tambahnya.

Rinciannya, program mencakup tujuh belas SD dan enam SMP di Sangatta Utara serta empat belas SD dan tiga SMP di Sangatta Selatan. Setiap sekolah akan mendapatkan tambahan dua jam pembelajaran Al-Quran yang diajarkan oleh guru khusus dengan honorarium dari dinas.

Mulyono berharap lewat program ini, lulusan SD dan SMP negeri memiliki kemampuan membaca Al-Quran yang baik dan mampu menghafal Juz 30. Ia juga menargetkan peningkatan kompetensi guru PAI melalui standardisasi bacaan Al-Quran.

“Insyaallah guru-guru PAI juga akan kita standarisasi bacaan Al-Qurannya,” tutupnya. (ADV/ProkopimKutim/E)

Loading

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH