Jalan Poros Diperbaiki, Koperasi Rukmana Sari Siap Dongkrak Distribusi Hasil Tani

MUARA ANCALONG – Koperasi Perkebunan Rukmana Sari di Desa Senyiur bakal merasakan langsung dampak pembangunan jalan poros Kelinjau–Senyiur yang tengah diprioritaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Infrastruktur sepanjang lebih dari 20 kilometer itu menjadi jalur utama distribusi hasil kebun para anggota koperasi.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, proyek jalan tersebut masuk dalam skema tahun jamak (multi years) hingga 2028. Tujuannya bukan sekadar memperlancar mobilitas, tetapi menopang aktivitas ekonomi desa.
“Jalan ini penting bukan hanya untuk mobilitas, tapi juga untuk harga hasil tani agar tidak ditekan oleh biaya angkut,” jelas Ardiansyah saat menghadiri RAT Koperasi Rukmana Sari.
Menurut Ardiansyah, pembangunan infrastruktur di wilayah hulu seperti Senyiur harus sejalan dengan penguatan koperasi. Keduanya saling melengkapi: koperasi menggerakkan ekonomi warga, sementara pemerintah menjamin konektivitas dan akses pasar.
Proyek ini, menurutnya, tidak bisa ditunda. Jalan rusak berarti waktu tempuh berlipat, biaya logistik membengkak, dan hasil pertanian warga tak kompetitif di pasar. Perbaikan jalan merupakan komitmen jangka panjang Pemkab Kutim untuk menjamin konektivitas desa-desa produktif di wilayah hulu.
Pengurus Rukmana Sari menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan poros akan memangkas biaya operasional sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hasil panen. “Kami siap bersinergi dengan Pemkab agar manfaat pembangunan ini langsung dirasakan anggota,” ujar salah satu pengurus.
RAT tahun ini pun menjadi momentum sinergi nyata antara pemerintah dan koperasi dalam mendorong ekonomi pedesaan yang mandiri dan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











