Dua SPAM Baru Diresmikan, Kutim Wujudkan Pemerataan Pelayanan Dasar

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) membuktikan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga pelosok daerah. Hal ini diwujudkan dengan diresmikannya dua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru di Kabo dan Sangkima–Teluk Singkama oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.

Kedua instalasi tersebut masing-masing memiliki kapasitas 50 liter dan 10 liter per detik, dibangun melalui program multi years contract Dinas PUPR Kutim dengan total anggaran Rp64,8 miliar.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pelayanan air bersih adalah hak dasar seluruh warga Kutim, tanpa terkecuali. Ia menjanjikan kebutuhan ini harus terpenuhi. “Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar. Hari ini, kami wujudkan sebagian dari janji itu,” kata Ardiansyah Sulaiman.

Ardiansyah menambahkan, peningkatan kuantitas layanan air bersih harus diikuti dengan memprioritaskan peningkatan mutu dan kualitas air. Ia tidak ingin Perumdam TTB disindir sebagai “perusahaan air mandi” karena kualitas air yang rendah. “Air yang kita salurkan harus layak konsumsi, bukan sekadar mengalir,” ujarnya.

Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, menyebut IPA Kabo akan melayani sekitar 4.000 sambungan rumah tangga dan memperbaiki tekanan air di wilayah padat. Sementara SPAM Sangkima–Teluk Singkama ditujukan bagi warga pesisir yang sebelumnya kesulitan air bersih.

“Kami targetkan terjadi keseimbangan layanan air bersih antara Utara dan Selatan. Karena sebelumnya, tekanan air di beberapa wilayah masih belum ideal,” jelasnya.

Diresmikannya dua SPAM ini menjadi simbol nyata bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya wacana, melainkan komitmen nyata pemerintah untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kutim. (ADV/ProkopimKutim/E)

 

Loading

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH