TMMD ke-125 Kutim Ditutup, TNI dan Pemkab Buktikan Kemanunggalan Membangun Negeri

TELUK PANDAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kutai Timur (Kutim) resmi ditutup dengan hasil memuaskan. Seluruh sasaran kegiatan yang dilaksanakan di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, itu tuntas 100 persen. Ini menandai keberhasilan kolaborasi TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dalam mempercepat pembangunan desa.
Kegiatan TMMD itu mencakup berbagai proyek strategis, seperrti pengerasan jalan sepanjang 900 meter, pembangunan jembatan kayu 16 x 4 meter, lima titik sumur bor, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni.
“Seluruh program TMMD di Desa Suka Rahmat dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target. Baik sasaran pokok, tambahan maupun kegiatan non fisik, semuanya tuntas seratus persen,” ungkap Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek mental dan sosial lewat kegiatan penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pertanian, dan kesehatan. Ragil menegaskan, TMMD bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi juga ruang untuk memperkuat kesadaran nasional dan semangat gotong royong.
Bupati Ardiansyah Sulaiman memuji dedikasi TNI yang mampu menembus medan sulit di perbatasan Kutim–Bontang. “TMMD tahun ini kebetulan dipusatkan di Desa Suka Rahmat, yang posisinya berada di perbatasan Kutim dan Bontang. Kita ketahui bersama, membangun di wilayah perbatasan itu cukup rumit, apalagi lokasinya dekat dengan objek vital nasional,” ujar Ardiansyah.
“Insyaallah ke depan akan kita tingkatkan agar menjadi lebih baik lagi,” tutup Ardiansyah. (ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











