SPAM Karangan Jadi Bukti Pemerintah Hadir Penuhi Hak Dasar Masyarakat

KARANGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru berkapasitas 10 liter per detik di Desa Pengadan Lama, Kecamatan Karangan. Akses air bersih ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kutim memenuhi hak dasar masyarakat.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang harus tersedia di seluruh wilayah. “Saya tadi wudhu di masjid, airnya masih keruh. Saya minta segera pasang saluran, karena fasilitas ibadah harus jadi prioritas,” tegasnya.
Ardiansyah menambahkan, kekayaan alam Kutim luar biasa. Tapi, ujar dia, kesejahteraan rakyat juga harus meningkat seiring dengan itu. “SPAM ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Selain memberikan manfaat langsung kepada warga, peresmian SPAM juga menjadi simbol pemerataan kesejahteraan dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Mari kita jaga bersama agar kekayaan daerah ini benar-benar memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.
Ardiansyah juga meminta agar kualitas pelayan SPAM di Karangan segera diperkuat. “Tadi saya wudhu di masjid, airnya masih keruh. Saya minta Pak Direktur (Perumdam) segera memasang saluran. Masjid ini penting karena fasilitas umum untuk masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan SPAM ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas PUPR dan Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim. SPAM ini terealisasi dibangun dengan jaringan pipa sepanjang 3.300 meter. Dirut TTB Kutim, Suparjan, menyebut program ini sudah lama dinantikan masyarakat dan menjadi proyek kedua yang rampung tahun ini.
“Pak Camat dan Pak Kades ini selalu bolak-balik menanyakan progres SPAM dan menyampaikan bahwa masyarakat sudah menanti air bersih,” ujarnya. (ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











