Permudah Penerimaan Karyawan, Kutai Timur Terapkan Sistem Rekrutmen Berbarcode

Sangatta, Etensi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) akan menerapkan sistem rekrutmen tenaga kerja satu pintu berbasis barcode pada tahun 2024. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan monitoring dalam penerimaan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutai Timur.

Kepala Disnakertrans Kutai Timur, Roma Malau, menjelaskan bahwa sistem ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) tentang ketenagakerjaan yang telah disahkan pada Mei 2023. Dengan sistem ini, setiap proses penerimaan tenaga kerja akan menggunakan barcode khusus yang dikeluarkan oleh Disnakertrans.

“Setiap penerimaan tenaga kerja nantinya harus melalui sistem barcode dari Disnakertrans. Dengan sistem ini, semua rekrutmen akan terpantau dan tercatat dengan baik,” ujar Roma saat diwawancarai di kantornya.

Untuk memastikan sistem ini berjalan optimal, Disnakertrans akan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di Kutai Timur dengan membagi wilayah menjadi lima zona sosialisasi. Dalam sosialisasi ini, pihak perusahaan, terutama bagian Human Resource Development (HRD), akan diberikan pemahaman terkait teknis penggunaan sistem baru ini.

“Kami akan mengundang HRD dari perusahaan-perusahaan di setiap zona untuk memahami sistem ini. Skill dan kompetensi tetap menjadi kewenangan perusahaan, tetapi sistem administrasi dan pencatatan akan lebih tertib,” jelas Roma.

Lebih lanjut, Disnakertrans juga berencana melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyerapan tenaga kerja secara lebih komprehensif mulai awal 2024 atau 2025. Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah untuk mengetahui jumlah pekerja yang direkrut, masa kerja, hingga perencanaan kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

“Dengan sistem ini, kita bisa mengetahui data jumlah karyawan di perusahaan, kapan mereka pensiun, dan kapan perusahaan akan membuka lowongan baru. Ini akan membantu pemerintah dan perusahaan dalam merencanakan tenaga kerja lebih terstruktur,” pungkasnya.

Penerapan sistem rekrutmen berbasis barcode ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi dunia usaha di Kutai Timur serta meningkatkan transparansi dalam perekrutan tenaga kerja, terutama bagi masyarakat lokal.(Adv)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH