DPRD Pertanyakan DTPHP Kutim Terkait Pokir yang Dialihkan Ke Program Lain Tanpa Koordinasi

Etensi.com, Sangatta – Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar, mengungkapkan banyak masukan dari masyarakat yang disampaikan melalui pokok pikiran (pokir) yang tidak diperhatikan oleh DTPHP Kutim. Padahal, anggaran sudah dialokasikan kepada instansi terkait. Sayangnya, dalam pengelolaannya, anggaran pokir dewan justru dialihkan ke program lain tanpa koordinasi dan konsultasi dengan anggota DPRD yang terkait. Padahal, pihak dewan telah berjanji kepada masyarakat untuk merealisasikan program-program yang diusulkan.
Asti Mazar mencontohkan beberapa aspirasi masyarakat, seperti permintaan adanya pengadaan sapi dan itik, yang sayangnya tidak diakomodasi. Anggaran pokir yang seharusnya digunakan untuk mewujudkan usulan tersebut justru diarahkan ke program lain.
Bukan hanya dirinya, Asti Mazar juga menyatakan bahwa beberapa anggota dewan lainnya juga mengalami kejadian serupa, yang membuat masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap lembaga legislatif. Masyarakat merasa bahwa janji-janji yang diberikan hanya bersifat retorika belaka tanpa adanya realisasi nyata.
Maka dari itu, pihak dewan telah memanggil Kepala DTPHP Kutim dan Kepala Dinas Perkebunan untuk memberikan penjelasan mengenai hal ini. Sayangnya, kepala dinas tidak hadir dalam pertemuan tersebut, namun pihak kehutanan menunjukkan kerja sama yang lebih baik dalam hal koordinasi.
Asti Mazar menyatakan bahwa pihaknya telah mengatur jadwal hearing pada minggu depan untuk membahas masalah ini, dengan harapan Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, dapat hadir. Ia menekankan pentingnya memperoleh keterangan langsung dari Kepala Dinas terkait.(Eten1/Adv)
![]()







