FGD Penyusunan Studi Kelayakan TPST Dimulai, Pemkab Kutim Fokus Penguatan Tata Kelola Sampah

SANGATTA – Upaya Pemkab Kutai Timur (Kutim) membenahi sistem pengelolaan sampah memasuki tahap penting ,dengan dimulainya Focus Group Discussion (FGD) penyusunan studi kelayakan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Kegiatan berlangsung di Hotel Royal Victoria, menghadirkan unsur pemerintah, akademisi, dan lembaga terkait.
Asisten Ekonomi Pembangunan, Sekretariat Kabupaten Kutim, Noviari Noor, membuka kegiatan mewakili Bupati Kutim. Ia didampingi Kepala DLH, perwakilan KLHK, Balai TNK, Balai DAS-HL Kaltim, serta narasumber dari UGM, Agus Prasetya. Peserta lainnya turut hadir secara daring.
Dalam sambutannya, Noviari menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa dipandang sebagai isu teknis semata. ”Pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh pihak, mulai dari rumah tangga hingga pemerintah agar kita bisa mengurangi timbulan sampah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan timbulan sampah di Kutim mencapai sekitar 220 ton per hari. Jumlah ini masih relatif kecil dibandingkan kota besar seperti Samarinda yang telah mencapai 700 hingga 1.000 ton per hari. Kondisi ini, menurutnya, menjadi peluang bagi Kutim untuk menata sistem pengelolaan sampah dengan lebih baik.
Ia mengungkapkan pemerintah sedang merencanakan relokasi TPA lama yang berada di kawasan pertambangan. Lokasi baru telah dipetakan di kilometer 5 dan sedang menunggu kajian kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan. Lokasi TPA harus memenuhi standar tidak dekat permukiman dan jauh dari sumber air.
Noviari juga menyoroti perlunya Kutim meninggalkan metode open dumping dan beralih ke sanitary landfill sesuai regulasi nasional. Ia berharap FS yang disusun tidak hanya berfokus pada TPST, tetapi juga TPA.
Selain memaparkan aspek teknis, Noviari mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral masyarakat. Menutup sambutannya, ia mengajak semua pihak menjaga ekologi Kutim agar tetap lestari.(ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











