Pemkab Kutim Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan Lewat Kemitraan BPJS

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memperkuat transformasi layanan kesehatan berbasis digital. Langkah tersebut menjadi agenda utama dalam Rapat Forum Kemitraan BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan se-Kutim yang digelar di Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi.
Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Yuriansyah. Hadir juga dalam rapat itu berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi D DPRD Kutim Julfansyah, Wakil Direktur RSUD Kudungga dr Yuwana, serta perwakilan puskesmas dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Dalam forum tersebut, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan bintang tiga kepada RSUD Kudungga atas penerapan digitalisasi pelayanan melalui sistem antrean online JKN.
Yuriansyah menyampaikan apresiasi terhadap capaian tersebut, sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemkab Kutim untuk memperkuat infrastruktur dan kompetensi SDM kesehatan.
“Transformasi layanan digital harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta kesiapan fasilitas layanan di tingkat puskesmas maupun rumah sakit. Ini menjadi prioritas kami dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya.
Capaian RSUD Kudungga ini dinilai selaras dengan upaya Pemkab Kutim dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, terlebih setelah Kutim resmi mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan kepesertaan JKN sebanyak 469.534 jiwa atau 104,61 persen dari jumlah penduduk semester II tahun 2024.
Dengan 77,48 persen peserta JKN di Kutim yang terdaftar di puskesmas, tantangan ke depan adalah meningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Salah satunya, dengan mendorong lebih banyak rumah sakit untuk mengikuti jejak RSUD Kudungga dalam transformasi layanan digital. (ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











