Dedikasi Tanpa Cacat, 200 ASN Kutim Diganjar Satyalancana Karya Satya

SANGATTA – Suasana haru dan diliputi kebanggaan menyelimuti Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, saat 200 aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas pengabdian tulus dan loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah menjelaskan penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada ASN yang bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara, dan pemerintah. Serta menunjukkan pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus dalam rentang waktu minima 10 tahun.
“Mereka yang menerima penghargaan ini tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah mengambil cuti di luar tanggungan negara,” tambah Misliansyah.
Dalam laporannya, Misliansyah mengatakan, penerima penghargaan terdiri atas 24 pegawai dengan masa kerja tiga puluh tahun, 51 pegawai dua puluh tahun, dan 125 pegawai sepuluh tahun.
Misliansyah melanjutkan, penghargaan ini menjadi simbol moral pengabdian dan dorongan untuk memperkuat etos kerja aparatur sipil di lingkungan Pemkab Kutim. Ia berharap, penganugrahan ini juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh ASN Kutim untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi pelayanan publik.
“Semoga dengan penghargaan ini, para penerima semakin terpacu meningkatkan prestasi kerja dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tutur Misliansyah menutup laporannya.
Prosesi penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kutim. Acara penganugerahan ini juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-26 Kutai Timur, menandai komitmen pemerintah daerah membangun birokrasi yang berintegritas, berdedikasi, dan berorientasi pada pelayanan publik. (ADV/ProkopimKutim/E)
![]()











