Zubair: Aplikasi Stunting Kutim Peran dan Manfaatnya Sangat Bagus

Samarinda, Etensi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) meluncurkan dan mensosialisasikan aplikasi stunting, pada Senin (20/11/2023) siang, di Midtown Hotel Samarinda.
Peluncuran aplikasi stunting ini dilakukan oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Seskab Kutim Zubair. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa aplikasi ini merupakan upaya untuk menyeragamkan data stunting di seluruh Kutim.
“Aplikasi stunting ini merupakan salah satu upaya dan inovasi pemerintah daerah untuk penanganan stunting,” kata Zubair.
Ia menambahkan, aplikasi ini akan memudahkan identifikasi kasus stunting secara benar di lapangan berdasarkan nama dan alamat lengkap. Hal ini penting untuk memastikan bahwa data stunting yang dimiliki pemerintah akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Upaya penurunan angka stunting di daerah ini sebagai misi suci bagi kemanusiaan,” ujar Zubair.
Ia juga menyampaikan bahwa aplikasi stunting ini dibangun oleh DPPKB Kutim bersama SKILL ICT Solution. Dalam tim tersebut, terdapat dr Mardjono yang merupakan pensiunan dan mantan Karo Perencanaan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Tentu ini sangat-sangat berpengaruh dalam pembangunan aplikasi stunting untuk di Kutim,” tuturnya.
Zubair berharap, dengan adanya aplikasi stunting ini, angka stunting di Kutim dapat segera menurun. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk mendukung penerapan aplikasi ini.
“Mari kita bersama-sama mendukung penerapan aplikasi ini agar angka stunting di Kutim dapat segera menurun,” pungkasnya.(Adv)
![]()











