DPPKB Kutim Luncurkan Aplikasi Stunting untuk Percepatan Penurunan Angka Stunting

Samarinda, Etensi.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan dan mensosialisasikan aplikasi stunting, pada Senin (20/11/2023) siang, di Midtown Hotel Samarinda.

Peluncuran aplikasi stunting ini dilakukan oleh Plt Kepala DPPKB Kutim Ronny Bonar H Siburian. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa aplikasi ini merupakan upaya untuk menyeragamkan data stunting di seluruh Kutim.

“Kita sengaja belum memberi nama pada aplikasi ini, dimana pilot projek pelaksanaannya di Desa Swarga Bara dengan melibatkan pihak Posyandu Asoka dan Posyandu Prodesa,” kata Ronny.

Ia menambahkan, aplikasi ini akan memudahkan identifikasi kasus stunting secara benar di lapangan berdasarkan nama dan alamat lengkap. Hal ini penting untuk memastikan bahwa data stunting yang dimiliki pemerintah akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selisih data stunting ditemukan pada semester satu dan dua, sehingga itulah pentingnya aplikasi ini untuk penyeragaman data,” ujarnya.

Ronny juga menyampaikan bahwa aplikasi stunting ini dibangun oleh DPPKB Kutim bersama SKILL ICT Solution. Dalam tim tersebut, terdapat dr Mardjono yang merupakan pensiunan dan mantan Karo Perencanaan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Tentu ini sangat-sangat berpengaruh dalam pembangunan aplikasi stunting untuk di Kutim,” tuturnya.

Ronny berharap, dengan adanya aplikasi stunting ini, angka stunting di Kutim dapat segera menurun. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk mendukung penerapan aplikasi ini.

“Mari kita bersama-sama mendukung penerapan aplikasi stunting ini agar angka stunting di Kutim dapat segera menurun,” pungkasnya.(Adv)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH