Tingkatkan Ekonomi Warga, 30 Ibu-ibu Mandu Dalam Ikuti Pelatihan Buat Amplang

Sangkulirang – Sebanyak 30 orang ibu-ibu yang merupakan perwakilan dari masing-masing Rukun Tetangga (RT) di Desa Mandu Dalam, Kecamatan Sangkulirang, mengikuti program pelatihan pembuatan amplang. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Desa Mandu Dalam pada hari Sabtu (20/9).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Mandu Dalam ini bertujuan untuk menarik minat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat menciptakan terobosan dalam mengolah bahan baku sehingga produk menjadi lebih menarik di pasaran. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.
Ketua panitia pelaksana, Miyki, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki fokus utama pada peningkatan ekonomi. “Harapan kami dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang UMKM, sehingga apa yang telah didapatkan dari pelatihan ini dapat diterapkan dan harapannya produk UMKM dari Mandu Dalam dapat bersaing dengan produk lain di pasaran,” ungkapnya. Miyki juga menambahkan pesan agar para pelaku usaha tetap semangat.

Pemerintah Desa Mandu Dalam menunjukkan komitmen penuh terhadap pengembangan UMKM. Melalui Sekretaris Desa Mandu Dalam, Nuzul Azmi Hadi, yang mewakili Kepala Desa Rahmat, Pemerintah Desa menyatakan akan terus mendukung kegiatan UMKM.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Mandu Dalam, berkomitmen dan akan terus mensupport kegiatan UMKM di Desa Mandu Dalam, kami akan terus membantu dalam hal promosi dan pemasaran, agar produk UMKM Desa Mandu Dalam dapat dikenal lebih luas dan dapat bersaing dengan produk lain di pasaran,” tegas Nuzul.

Selain pelatihan tata cara pengolahan amplang, para narasumber yang berasal dari Kecamatan Sangkulirang juga turut memperkenalkan produk olahan UMKM lainnya. Produk-produk tersebut meliputi kue bolu, elat sapi, keripik pisang, serta berbagai macam olahan sambal kemasan. (Nz)
![]()











