DPPKB Kutim Perkuat Kapasitas Penyuluh Lewat Edukasi Digital

ETENSI.COM – Penguatan kapasitas tenaga penyuluh di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turut dilakukan melalui pemanfaatan teknologi komunikasi. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan peningkatan sumber daya manusia secara daring.
Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Kutim, Yunie, mengatakan penyuluh lokal mendapatkan pembekalan sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas di lapangan.
“Beberapa kali kami mengikuti peningkatan SDM melalui Zoom. Pernah juga kami mengikuti kegiatan secara langsung,” ujar Yunie.
Menurutnya, pola pembekalan tersebut membantu penyuluh memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan ketika memberikan edukasi kepada masyarakat.
Untuk tenaga penyuluh yang berasal dari BKKBN, peningkatan kapasitas juga dapat difasilitasi langsung oleh instansi terkait. DPPKB mengikuti kegiatan tersebut sesuai dengan agenda yang dilaksanakan.
Sementara bagi tenaga lokal, pembekalan menjadi bagian penting karena mereka masih relatif baru dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh pendamping.
Yunie menilai kesiapan tenaga penyuluh dibutuhkan agar informasi mengenai program keluarga dapat disampaikan dengan cara yang mudah diterima masyarakat.
“Tenaga lokal ini masih baru, jadi memang perlu terus diberikan pembekalan agar mereka lebih siap saat turun dan berhadapan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Pemanfaatan platform digital juga membuat kegiatan peningkatan kapasitas dapat diikuti tanpa selalu harus melakukan perjalanan ke luar daerah. Materi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mendukung pelaksanaan tugas di berbagai wilayah Kutim.
Pembekalan tersebut juga membantu penyuluh memahami tugas dan pendekatan yang dapat digunakan sesuai karakter masyarakat di wilayah kerja masing-masing. Dengan kemampuan yang terus ditingkatkan, penyuluh diharapkan mampu menyampaikan informasi secara lebih tepat dan komunikatif.
DPPKB akan terus mendukung pengembangan kemampuan penyuluh agar pelayanan dan edukasi di lapangan semakin optimal. (Adv/Kominfo)
![]()






