Sebanyak 1.306 Masyarakat Gunakan Tubektomi

ETENSI.COM – Metode tubektomi menjadi salah satu bagian dari pelayanan kontrasepsi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berdasarkan data DPPKB Kutim, sebanyak 1.306 akseptor tercatat menggunakan metode tersebut.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB), Hj. Mustika, mengatakan tubektomi menjadi salah satu metode yang dimanfaatkan pasangan dalam menjalankan perencanaan keluarga.
“Jumlah akseptor tubektomi saat ini sebanyak 1.306 orang,” ungkap Mustika.
Program KB memiliki hubungan erat dengan perencanaan keluarga. Pengaturan jumlah anak dan jarak kelahiran menjadi bagian dari pembahasan pasangan dalam membangun kehidupan keluarga.
Menurut Mustika, kondisi dan rencana setiap keluarga berbeda. Karena itu, DPPKB menyediakan pelayanan melalui sejumlah metode kontrasepsi yang tercatat dalam program.
“Rencana setiap keluarga tidak sama. Karena itu, pelayanan KB juga menyediakan beberapa metode,” katanya.
Data 1.306 akseptor tubektomi menjadi bagian dari keseluruhan capaian pelayanan KB Kutim. Jumlah tersebut turut dihimpun bersama metode lain, mulai dari suntik, pil, implant, IUD, kondom, vasektomi, MAL hingga KB tradisional.
Mustika mengatakan pencatatan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan program secara menyeluruh. Angka pengguna tubektomi juga menjadi salah satu catatan mengenai metode kontrasepsi yang dimanfaatkan masyarakat dalam perencanaan keluarga.
Selain pencatatan, pemahaman masyarakat mengenai setiap pilihan kontrasepsi juga menjadi bagian dari pelayanan. Informasi yang jelas dapat membantu pasangan mempertimbangkan metode sesuai kebutuhan serta rencana keluarga masing-masing.
Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membicarakan perencanaan keluarga bersama pasangan sejak awal membangun rumah tangga.
“Perencanaan keluarga sebaiknya dipikirkan bersama, termasuk mengenai jumlah dan jarak kelahiran,” pungkasnya. (Adv/Kominfo)
![]()






