Pengguna IUD di Kutim Tembus 2.315

ETENSI.COM – Intrauterine Device (IUD) menjadi salah satu metode kontrasepsi yang digunakan masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim). DPPKB Kutim mencatat sebanyak 2.315 akseptor telah menggunakan metode tersebut.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB), Hj. Mustika, mengatakan angka tersebut menjadi bagian dari gambaran beragamnya metode kontrasepsi yang digunakan pasangan usia subur.

“Untuk IUD tercatat 2.315 akseptor. Ini menjadi salah satu metode yang digunakan masyarakat,” ujar Mustika.

Program KB di Kutim tidak hanya menggunakan satu jenis kontrasepsi. Berbagai metode tetap tercatat dalam pelayanan, termasuk IUD yang digunakan oleh ribuan akseptor.

Menurut Mustika, keberagaman tersebut membuat penyampaian informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelayanan KB. Petugas dapat memberikan penjelasan mengenai metode yang tersedia kepada pasangan usia subur.

“Setiap metode mempunyai karakteristik. Karena itu, petugas terus memberikan penjelasan kepada masyarakat,” katanya.

DPPKB Kutim juga menjadikan data pengguna masing-masing kontrasepsi sebagai bahan pemantauan. Dari pencatatan tersebut, perkembangan pemanfaatan pelayanan KB dapat diketahui secara berkala.

Mustika mengatakan pencatatan menjadi salah satu bagian penting dalam evaluasi program. Data IUD juga membantu menggambarkan sejauh mana metode tersebut dimanfaatkan dalam keseluruhan pelayanan kontrasepsi di Kutim.

“Angka setiap metode kami catat dan pantau. Itu menjadi bagian dari evaluasi pelayanan KB,” jelasnya.

Ia berharap keberagaman metode yang tersedia semakin dikenal masyarakat sehingga pelayanan KB dapat menjangkau kebutuhan pasangan usia subur di Kutim.

“Pelayanan KB harus terus hadir dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkas Mustika. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *