Sejumlah Posyandu Kutim Masih Menumpang, Sarana Jadi Perhatian

ETENSI.COM – Pelayanan Posyandu di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tetap berjalan meski sebagian fasilitas belum memiliki bangunan permanen. Sejumlah Posyandu masih menggunakan rumah warga atau fasilitas sederhana sebagai lokasi pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Dr. Hj. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan dari sisi aktivitas pelayanan, Posyandu tetap berjalan. Namun, kebutuhan sarana dan prasarana fisik masih menjadi pekerjaan yang perlu diperhatikan.

“Masih ada Posyandu yang numpang di rumah ketua RT, ada juga yang di depan masjid,” ungkap Yuwana.

Menurutnya, penyediaan bangunan Posyandu bukan menjadi kewenangan Dinas Kesehatan. Sarana fisik tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah desa melalui perangkat daerah yang membidanginya.

Dinkes lebih fokus memberikan dukungan dari sisi pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan, obat-obatan dan alat antropometri menjadi bagian dari dukungan yang diberikan.

Kondisi bangunan yang belum permanen tidak serta-merta membuat pelayanan Posyandu berhenti. Kegiatan tetap dilakukan dengan memanfaatkan tempat yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Yuwana mengatakan pemerintah desa dapat mengembangkan sarana Posyandu sesuai kemampuan masing-masing. Sumber pembiayaan dapat berasal dari skema yang menjadi kewenangan desa, termasuk dukungan lainnya yang sah.

“Kalau sarana dan prasarana Posyandu itu ranah desa dan DPMD. Kami membantu dari sisi kesehatan,” jelasnya.

Keberadaan tempat pelayanan yang layak tetap dinilai penting karena Posyandu kini memiliki fungsi yang semakin luas.

Penguatan fasilitas secara bertahap diharapkan membuat kegiatan pelayanan masyarakat lebih nyaman dan mendukung kader serta tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada warga. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *