Dinkes Kutim Minta Warga Tak Abaikan Gejala, Penanganan Lebih Awal Jadi Perhatian

ETENSI.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan kondisi tubuh yang dapat menjadi tanda gangguan kesehatan. Deteksi sejak awal dinilai membantu tenaga kesehatan menentukan penanganan sesuai kondisi pasien.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Hj. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan masyarakat perlu segera memeriksakan diri apabila menemukan keluhan yang tidak biasa atau berlangsung berulang.
“Kalau ditemukan lebih awal, penanganannya tentu lebih mudah,” kata Yuwana.
Menurutnya, pada filariasis, kondisi dapat ditandai dengan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu. Penyakit tersebut dapat berkembang hingga menyebabkan perubahan pada kulit apabila tidak mendapatkan perhatian sejak awal.
“Kalau sudah masuk tahap lanjut, penanganannya memang lebih sulit,” ujarnya.
Karena itu, Puskesmas didorong menjadi tempat pertama bagi masyarakat untuk berkonsultasi ketika mengalami keluhan kesehatan. Tenaga kesehatan dapat melakukan pemeriksaan awal dan menentukan apakah diperlukan penanganan lebih lanjut.
Upaya deteksi dini juga berkaitan dengan kegiatan surveilans yang dilakukan Dinkes Kutim. Data yang diperoleh dari pelayanan kesehatan maupun pemeriksaan lapangan dapat membantu pemerintah mengetahui kondisi kesehatan masyarakat.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena setiap wilayah memiliki kondisi dan kebutuhan kesehatan yang berbeda. Informasi dari masyarakat kemudian dapat menjadi bahan evaluasi program.
Yuwana meminta masyarakat tidak menunggu sampai kondisi menjadi berat sebelum mencari pelayanan.
“Jangan menunggu parah baru datang ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Ia juga mengajak keluarga memperhatikan perubahan kesehatan anggota keluarganya. Dengan keterlibatan masyarakat, tenaga kesehatan dapat memperoleh informasi lebih cepat dan memberikan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Dinkes Kutim memperkuat pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan penemuan kasus sejak dini. (Adv/Kominfo)
![]()







