Advertorial

Maloy Kaliorang Jadi Kawasan Pengembangan Transmigrasi Kutim

ETENSI.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengarahkan perhatian terhadap keberlanjutan pengembangan kawasan transmigrasi melalui Kawasan Transmigrasi Maloy Kaliorang. Kawasan tersebut mencakup empat kecamatan yang memiliki karakteristik dan potensi berbeda.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim, melalui Plt Kabid Transmigrasi Christina Mada, mengatakan Kawasan Transmigrasi Maloy Kaliorang telah ditetapkan melalui keputusan pemerintah pusat. Wilayahnya mencakup Kecamatan Sangkulirang, Karangan, Kaliorang dan Kaubun.

“Untuk Kutai Timur ada satu kawasan Maloy Kaliorang. Itu mencakup empat kecamatan, Sangkulirang, Karangan, Kaliorang dan Kaubun,” ujar Mada.

Meski mencakup empat kecamatan, Mada menjelaskan tidak seluruh desa di dalam setiap kecamatan otomatis menjadi bagian dari kawasan tersebut. Cakupan wilayah telah ditentukan berdasarkan penetapan kawasan oleh pemerintah.

Menurutnya, keberadaan kawasan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam menjaga kesinambungan pengembangan wilayah transmigrasi. Hal itu juga membuat perhatian terhadap wilayah yang telah berkembang tetap dapat diarahkan melalui program kawasan.

Mada menyebutkan, keberadaan kawasan berbeda dengan status permukiman transmigrasi. Masyarakat yang telah melalui proses sekitar lima tahun pada dasarnya dapat dilepas dan berkembang menjadi desa definitif.

Namun, pengembangan kawasan tetap dapat berlangsung setelah proses tersebut. Pemerintah daerah berperan menyesuaikan dukungan dengan kebijakan pemerintah pusat serta program yang tersedia.

“Kalau kawasan itu memang sudah ditetapkan oleh menteri. Jadi pengembangannya tetap melihat program yang ada,” jelasnya.

Dengan pendekatan kawasan, pemerintah berharap pembangunan di wilayah transmigrasi dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai karakteristik masing-masing daerah. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *