Advertorial

Anemia Remaja Putri Jadi Perhatian Dinkes Kutim dalam Pencegahan Stunting

ETENSI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) memperkuat perhatian terhadap kesehatan remaja putri melalui pemberian tablet tambah darah. Program tersebut dipandang penting karena kondisi kesehatan remaja akan berpengaruh ketika mereka memasuki masa kehamilan.

Kepala Dinkes Kutim, Dr. Hj. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan remaja putri perlu dipersiapkan sejak dini agar tidak mengalami anemia ketika menjadi ibu.

“Remaja putri suatu saat akan menjadi calon ibu, sehingga persiapannya harus dilakukan jauh hari,” ujar Yuwana.

Menurutnya, anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Bayi dengan kondisi tersebut kemudian memiliki risiko mengalami stunting.

Karena itu, pemberian tablet tambah darah dilakukan sejak usia sekolah. Dinas Kesehatan menggandeng SMP dan SMA melalui Puskesmas yang memiliki wilayah binaan masing-masing.

Target yang didorong ialah remaja putri mengonsumsi satu tablet tambah darah setiap minggu hingga jenjang SMA. Edukasi juga diberikan agar remaja memahami alasan di balik program tersebut.

Yuwana menyebut kepatuhan konsumsi masih menjadi salah satu tantangan. Sebagian remaja belum rutin mengonsumsi tablet sehingga sosialisasi terus dilakukan melalui sekolah.

Pihak sekolah juga menyampaikan jumlah sasaran sebagai dasar perhitungan kebutuhan tablet. Data tersebut kemudian digunakan untuk mendistribusikan persediaan melalui Puskesmas.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar meningkatkan kadar hemoglobin remaja, tetapi menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

“Kalau anemia bisa dicegah sejak remaja, kita bisa mengurangi salah satu risiko ketika mereka nanti hamil,” katanya.

Dinas Kesehatan menilai pencegahan sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan mengurangi risiko masalah gizi pada masa mendatang. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *