Kutim Siapkan Konsolidasi Produksi Gula Semut untuk Perkuat Peluang Ekspor

Kutai Timur – Di tengah upaya memperluas pasar produk unggulan daerah ke tingkat internasional, Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur kini menyiapkan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pasokan yang stabil. Salah satu komoditas yang tengah diprioritaskan adalah gula semut, produk yang mulai dilirik mitra luar negeri dan dinilai memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara kolektif.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyampaikan bahwa gula semut kini menjadi bagian dari pembahasan kerja sama dengan mitra global.
Produk ini berasal dari beberapa wilayah, termasuk Pulau Pandan dan sejumlah kecamatan lainnya. Namun, tantangan yang muncul berada pada kemampuan tiap kecamatan dalam memenuhi jumlah permintaan besar secara konsisten.
“Kalau mitra meminta seribu unit misalnya, tapi ada kecamatan yang hanya bisa menghasilkan dua ratus dan kecamatan lain tiga ratus, maka kita harus menggabungkannya,” jelas Teguh.
Menurutnya, mekanisme konsolidasi ini penting untuk memastikan Kutim mampu menjawab permintaan pasar internasional dalam skala besar. Tanpa penyatuan produksi, sulit bagi pelaku UMKM untuk memenuhi kebutuhan ekspor secara mandiri.
Teguh menegaskan bahwa proses pengumpulan produksi lintas kecamatan akan dijalankan secara terkoordinasi agar tidak ada potensi permintaan yang terlewat.
Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM juga sedang melakukan pemetaan terhadap kapasitas masing-masing wilayah untuk menentukan pola distribusi dan rantai pasok yang lebih efisien.
Langkah ini diharapkan dapat membentuk sistem produksi terintegrasi yang memudahkan pelaku usaha lokal bersaing di pasar luar negeri.
Dengan strategi konsolidasi ini, pemerintah optimistis komoditas gula semut Kutim akan lebih siap memasuki pasar ekspor. Upaya ini juga diharapkan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan UMKM daerah dalam memanfaatkan peluang global yang semakin terbuka.
![]()











