Tahun ini, Kebutuhan Hewan Kurban di Kutim Dipastikan Meningkat

Etensi.com, Sangatta – Dokter hewan Dinas Tanaman pangan, holtikultura dan perternakam (DTPHP) Kutai Timur (Kutim), Cut Meutia menyebutkan jumlah hewan kurban di Kutim dipastikan meningkat ketimbang tahun 2022 lalu. Hal itu disampaikan Cut Meutia kepada awak media saat ditemui dikantornya, Rabu (7/6/2023).
“Jumlah hewan kurban tahun lalu diantaranya sapi sebanyak 1.696 ekor, kambing sebanyak 409 ekor, dan domba sebanyak 1 ekor, dimana dari 18 kecamatan di Kutim yang dihimpun hanya 17 kecamatan, kecuali Kecamatan Sangkulirang,” ujarnya.
Ia meyakini bahwa jumlah tersebut akan meningkat pada kurban di Hari Raya Idul adha tahun 2023 ini, sebab sudah ada kelonggaran soal penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Pasti meningkat dari pada tahun lalu, soalnya tahun lalu kan terbatas karena PMK, sekarang sudah longgar jadi pasti meningkat sedikit banyaknya,” imbuhnya.
Disisi lain, pihaknya juga terus berupaya melakukan vaksinasi PMK untuk sapi yang diproduksi oleh peternak lokal Kutim. Tujuannya agar terbentuk imunitas atau kekebalan terhadap PMK di Kutim. Cut Meutia mengatakan dari 15 ribu ekor sapi yang akan divaksin, sudah ada 7 ribuan ekor sapi yang divaksin dosis pertama.
“Kita sudah sampai dosis ketiga tahun ini, tahun lalu dosis pertama ada 7 ribuan sudah kami vaksin,”ungkapnya.
Senada, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Antonius Kurniawan Dewantoro menambahkan seperti tahun-tahun sebelumnya, DTPHP Kutim juga bakal melakukan tes antemortem.
“Sekitar 2 atau 1 minggu sebelum hari H kami seperti biasa akan melakukan tes antemortem dan di hari H dilakukan tes post mortem di masjid-masjid,” imbuhnya.(Etens3/Adv)
![]()











