Tak Hanya Kecamatan, Penyuluhan KB Kutim Menyasar Masyarakat hingga Sekolah

ETENSI.COM – Penyuluhan keluarga berencana di Kabupaten Kutai Timur tidak hanya dilakukan di tingkat kecamatan. Program edukasi juga diarahkan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk kader dan lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Kutim, Yunie, mengatakan setiap penyuluh memiliki program yang disesuaikan dengan bidang dan sasaran kegiatan di wilayah masing-masing.

“Kalau khusus penyuluh KB, semua bidang memiliki program masing-masing. Ada yang menyasar sekolah, ada juga yang menyasar kader masyarakat,” ujar Yunie.

Menurutnya, kegiatan penyuluhan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan lapangan. Dengan pola tersebut, informasi mengenai program keluarga dapat disampaikan kepada kelompok yang berbeda.

Sekolah menjadi salah satu ruang edukasi yang dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman sejak dini. Sementara masyarakat dan kader menjadi bagian penting dalam mendukung penyampaian program di lingkungan masing-masing.

Yunie mengatakan penyuluh memiliki peran untuk menyesuaikan pendekatan dengan karakter sasaran. Karena itu, kegiatan tidak hanya berupa penyampaian informasi, tetapi juga dapat dilakukan melalui edukasi dan pendampingan.

Materi yang disampaikan juga dapat berkaitan dengan kependudukan, keluarga berencana, serta berbagai upaya membangun keluarga yang terencana. Penyampaian informasi secara langsung diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memahami program.

“Jadi sasaran penyuluhan memang kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, supaya informasi yang diberikan bisa diterima dan dipahami oleh masyarakat,” jelas Yunie.

DPPKB berharap jangkauan penyuluhan dapat terus diperluas meskipun jumlah tenaga di lapangan masih terbatas.

Perluasan sasaran tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat perencanaan keluarga. Dengan informasi yang diterima secara berkelanjutan, pesan program dapat diteruskan melalui kader dan lingkungan masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan program kependudukan dan keluarga berencana di Kutai Timur. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *