Sekolah Lansia Kutim Terus Bergulir, DPPKB Targetkan Program Hadir di 18 Kecamatan

SANGATTA – Program Sekolah Lansia yang dilaunching Bupati Kutai Timur beberapa waktu lalu terus bergulir. Pada Jumat (31/7/2026), Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Yuriansyah, memantau langsung pelaksanaan kegiatan di sejumlah titik bersama Kepala Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim Ani Saida. Pendampingan dan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan pemerintah daerah.
Kunjungan tersebut sekaligus membuka kegiatan Sekolah Lansia Mawar di Jalan Damai, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara. Dalam sambutannya, Yuriansyah menyampaikan apresiasi antusiasme para peserta lansia yang hadir. “Saya bangga, saya bahagia melihat Ibu Bapak dengan antusias menyanyikan lagu-lagu lansia,” ujarnya.
Yuriansyah menegaskan Sekolah Lansia bukanlah sekolah formal seperti yang dibayangkan banyak orang. “Sekolah lansia ini tidak seperti yang pernah kita bayangkan, bahwa oh belajar A, B dan sebagainya. Tetapi kita diberikan edukasi untuk masyarakat,” jelasnya.
Program ini dirancang untuk memberikan edukasi kesehatan dan keterampilan hidup, bukan sekadar pelajaran akademik. Kurikulum yang diterapkan pun terstruktur dengan melibatkan berbagai tenaga ahli, mulai dari pakar gizi, dokter spesialis, hingga psikolog.
Mengusung tema lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) sekolah ini menjadi wadah bagi para lanjut usia untuk tetap produktif.
“Bahwa usia tua kita bukan beban keluarga, tetapi justru kita memberikan suatu perubahan, suatu support kepada anak dan cucu kita. Artinya kita bukan sebagai beban keluarga tetapi kita bisa mandiri,” tegasnya menirukan amanat Bupati.
Di Sekolah Lansia Mawar, para peserta mendapat materi dari narasumber dr. Barnard dari RSUD Kudungga. Mereka diberikan edukasi tentang pola hidup sehat di masa tua, termasuk pencegahan penyakit degeneratif dan penanganan gejala awal penyakit.
Usai dari Teluk Lingga, Yuriansyah melanjutkan kunjungan ke Sekolah Lansia Sekar Kedaton di Desa Sangatta Utara yang menghadirkan narasumber Yuli Kalalembang, Ketua IBI Kutim. Kunjungan berikutnya ke Sekolah Lansia Sekar Melati di Dusun Kabo Jaya, Desa Swarga Bara dan Sekolah Lansia Bina Sehat. Keempat sekolah lansia yang sudah dilaunching tersebut kini berjalan rutin setiap Jumat.
Yuriansyah mengungkapkan harapan besar agar program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lansia. “Kami ingin ke 18 kecamatan di semua desa kita bisa lakukan itu,” ungkapnya.
Yang menarik, program ini pun akan diakhiri dengan wisuda bagi para peserta lansia. “Ibu-ibu nanti akan diwisuda. Bukan hanya sarjana yang diwisuda tapi ibu-ibu juga diwisuda. Ini luar biasa,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan para peserta.
Dengan total 200 peserta lebih yang tersebar di empat titik, Sekolah Lansia menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia, menjadikan masa senja tetap bermakna dan produktif.
![]()










