Bupati Kutim Ucapkan Syukur Pemberhentian Tenaga Honor Ditangguhkan

Etensi.com, SANGATTA – Akhirnya ada kabar gembira buat para tenaga kontrak kerja daerah (TK2D) Kutim atau tenaga honorer yang saat ini mungkin sedang harap-harap cemas dengan rencana penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah pusat diakhir November 2023 ini. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan tenaga honorer batal dihapus pada November 2023 mendatang. Hal itu disampaikan ia berdasarkan surat dari Kemenpan RB yang diterima Pemkab Kutim melalui BKPSDM.
“Alhamdulillah pemerintah menunda pemberhentian tenaga honor atau TK2D, saya juga terima kasih kepada Gubernur Kaltim yang menantang penghapusan honorer tersebut,” kata Ardiansyah saat memberikan sambutan usai penyerahan SK P3K Guru dan Teknis di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi Sangatta, Senin (7/8/2023).
Ia menjelaskan yang awalnya tenaga honor ini bakal habis kontrak di akhir November 2023, tetapi ditunda. Kabar ini sangat akurat dan benar karena dituangkan dalam surat yang berasal dari Kemenpan RB.
“Sementara kebijakan pemberhentian itu ditunda. Tenaga honor kita masih bekerja seperti biasa,” tuturnya
Ia pun menegaskan informasi penundaan itu diiringi juga dengan tak boleh adanya lagi penambahan tenaga honor. Artinya diperpanjangnya kontrak tenaga honorer ini bisa jadi solusi kedepannya menjadi PPPK.
“Ini kabar baik yang harus tenaga honor tau, semoga bisa menambah semangat bekerja kembali.” ungkapnya.
Senada kepala BKPSDM Kutim Misiliansyah mengatakan berdasarkan surat edaran dari Kemenpan RB terbaru bahwa tenaga honorer daerah bisa diperpanjang dan tidak jadi dihapus di akhir November 2023.
“Kemungkinan dari arahan Kemenpan RB tenaga honor daerah ini harus terekrut dalam P3K karena tidak jadi penghapusan, asalkan sesuai kebutuhan daerah dan sesuai Anjab ABK,” singkatnya.(Eten1/Adv)
![]()











