Masuk Musim Penghujan, Piter Usulkan Perbesar Saluran Drainase

Etensi.com, Sangatta – Banjir yang sering melanda Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belakangan ini akhirnya menjadi perhatian para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim. Intensitas hujan yang tinggi telah menyebabkan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Hal ini membuat Anggota DPRD Kutim, Piter Palinggi, menyerukan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek yang telah dilaksanakan.
“Sangat terasa dampaknya bagi kami yang tinggal di wilayah Singa Gembara. Kami pernah mengusulkan kepada Dinas terkait untuk memperbesar saluran drainase di Lampu Merah Telkom, karena volume air yang masuk melebihi volume yang ada, sehingga air meluap ke wilayah kami. Kami yakin banjir ini bukan hanya akibat hujan, tapi juga disebabkan oleh kegiatan perusahaan,” ungkap Piter.
Permintaan evaluasi ini disampaikan dengan niat yang tulus oleh Anggota DPRD Kutim guna mencari solusi yang tepat untuk mengatasi banjir yang berulang kali terjadi. Dalam evaluasi tersebut, diharapkan proyek-proyek yang berhubungan dengan infrastruktur dapat ditingkatkan agar mampu mengalirkan air secara optimal dan mampu menahan volume air yang lebih besar saat terjadi hujan deras.
Tak hanya itu, pelibatan pihak perusahaan juga menjadi perhatian penting dalam upaya penanganan banjir. Perlu adanya sinergi antara Pemda dan perusahaan untuk mencegah terjadinya banjir yang merugikan masyarakat. Langkah-langkah pencegahan seperti peningkatan drainase, pengurangan risiko erosi, serta pengaturan pengelolaan air harus ditetapkan secara jelas dan efektif.
Dalam rangka mencapai tujuan ini, Anggota DPRD Kutim berharap Pemda dapat mengambil inisiatif dan bertindak sesegera mungkin. Perlu adanya percepatan dalam merespons keluhan masyarakat terdampak banjir, serta penyusunan strategi yang komprehensif untuk menghadapi permasalahan banjir di masa depan.
Dengan keseriusan dan kerjasama yang baik antara Anggota DPRD Kutim, Pemda, dan pihak terkait, diharapkan masalah banjir di Kabupaten Kutai Timur dapat segera teratasi, menyelamatkan kehidupan dan aktivitas masyarakat setempat.(Eten1/Adv)
![]()







