Harusnya Pemerintah Sediakan SPBU Khusus Nelayan

Etensi.com, Sangatta – Kutai Timur memiliki garis pantai selama 150 km dan dihuni oleh ribuan nelayan. Namun, hingga saat ini tidak ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani mereka. Ini merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Menurut Hepnie Armansyah, seorang anggota DPRD Kutim, saat dijumpai pada senin (22/05/2023), mengatakan pemerintah seharusnya menyediakan SPBU untuk nelayan seperti yang telah dilakukan untuk mobil. Hepnie menyebutkan bahwa perahu nelayan sama pentingnya dengan mobil dan pemerintah harus bertanggung jawab dalam menyediakan bahan bakar untuk mereka.
“Perahu ini sebenarnya sama dengan mobil. Pemerintah harus bertanggungjawab untuk penyediaan bahan bakar bagi nelayan, dengan mendirikan SPBU khusus di beberapa lokasi di Kutim. Seperti di Kenyamukan, Muara Bengalon dan Sangkulirang termasuk Sandaran,” Ujar Hepnie.
Para nelayan sangat bergantung pada BBM untuk melaut dan mencari nafkah. Tanpa BBM, mereka tidak dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah memastikan bahwa kebutuhan nelayan, termasuk BBM, terpenuhi agar mereka dapat sejahtera.
Meskipun tanggung jawab pengelolaan laut berada di tangan provinsi dan pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap harus ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Selama ini, program dinas perikanan belum cukup fokus dalam meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga perlu adanya perubahan yang lebih baik.
“Kalau mereka kesulitan melaut karena kesulitan BBM, mereka juga akan sulit meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Padahal, tugas pemerintah itu memikirkan bagaimana mensejahterakan masyarakat termasuk nelayan,” Tutupnya.(Etn1/Adv)
![]()







