Joni Soroti Kelangkaan Gas 3 Kilogram

Etensi.com, Sangatta – Kelangkaan gas ukuran 3 kilogram di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin mengkhawatirkan yang berdampak pada harga jual di tingkat pengecer terutama di wilayah pedalaman sudah mencapai Rp 50 ribu dan sudah melebihi batas harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Diketahui berdasarkan surat edaran Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nomor 700/2948/11.3/ESDM tentang Penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung Ukuran 3 Kilogram harga tertinggi ditingkat pangkalan khususnya di Sangatta Utara dan Selatan hanya berkisar Rp 21.000, namun berdasarkan pantauan awak media ditingkat pengecer sudah menembus di angka Rp 35-40 ribu.
Menanggapi hal tersebut, ketua DPRD Kutim H Joni meminta agar kondisi kelangkaan gas yang di peruntukan bagi masyarakat yang kurang mampu ini tidak di manfaatkan untuk mencari keuntungan secara pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Jangan lah bersikap seperti itu, kasihan masyarakat, sudah susah cari, sekali ada langsung di patok harga yang mahal,” ujarnya.
Dirinya juga mengaku belum mendapatkan keterangan secara langsung dari instansi terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Diperindag) , sehingga dia belum bisa berkomentar terlalu jauh terkait kelangkaan stok gas yang terkenal dengan sebutan gas melon ini.(Etens2/Adv)
![]()







