Tujuh Dokter Spesialis Mulai Hidupkan Layanan RSUD Muara Bengkal

ETENSI.COM – Kehadiran tujuh dokter spesialis sejak April 2026 mulai mengubah aktivitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Penambahan tenaga medis tersebut membuat akses layanan spesialistik semakin tersedia bagi masyarakat di wilayah Muara Bengkal dan sekitarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Hj. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan pemenuhan dokter spesialis dilakukan melalui skema penugasan khusus dengan dukungan pembiayaan pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Sejak April kita sudah ada tujuh dokter spesialis,” ujar Yuwana.

Sebelumnya, keterbatasan insentif menjadi salah satu kendala dalam menghadirkan dokter spesialis ke RSUD Muara Bengkal. Kondisi tersebut turut memengaruhi perkembangan pelayanan karena rumah sakit belum memiliki tenaga spesialistik yang cukup untuk menarik lebih banyak pasien.

Pemerintah Kabupaten Kutim kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur untuk mencari skema pembiayaan yang memungkinkan kebutuhan tersebut dipenuhi.

Melalui skema tersebut, sekitar Rp27 juta per dokter setiap bulan ditanggung pemerintah provinsi. Sementara sekitar Rp40 juta per dokter menjadi tanggungan Pemerintah Kabupaten Kutim.

Setelah dokter spesialis mulai ditempatkan, aktivitas pelayanan rumah sakit ikut mengalami perubahan. Kunjungan pasien disebut mulai meningkat karena masyarakat memiliki akses terhadap layanan spesialistik tanpa harus selalu mencari pelayanan di daerah lain.

Pelayanan tersebut juga telah didukung pembiayaan BPJS Kesehatan. Dengan meningkatnya kunjungan pasien, rumah sakit mulai mendapatkan pendapatan melalui klaim pelayanan yang diberikan.

“Dengan adanya dokter spesialis, kunjungan pasien mulai tinggi dan rumah sakit mulai hidup,” katanya.

Meski demikian, dokter spesialis yang tersedia saat ini masih menggunakan skema kontrak. Pemerintah daerah pun menyiapkan langkah agar kebutuhan tenaga spesialis ke depan dapat dipenuhi secara lebih berkelanjutan.

Salah satu upaya yang disiapkan ialah mendorong dokter umum asal Kutai Timur untuk melanjutkan pendidikan menjadi dokter spesialis. Strategi tersebut diharapkan dapat membangun ketersediaan tenaga spesialis yang berasal dari daerah sendiri sekaligus memperkuat pelayanan rumah sakit dalam jangka panjang.

Dengan bertambahnya tenaga spesialis dan meningkatnya kunjungan pasien, RSUD Muara Bengkal kini memiliki dasar untuk terus mengembangkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut. (Adv/Kominfo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *