Pembelajaran Digital di 36 Sekolah Kutim Masih Tunggu Chromebook

ETENSI.COM – Program pembelajaran digital mulai dipersiapkan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala ketersediaan perangkat Chromebook yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, mengatakan terdapat 36 sekolah yang telah dipersiapkan untuk menjalankan program pembelajaran digital tersebut.
Menurutnya, sebagian besar persyaratan program sudah dipenuhi oleh sekolah. Dari empat persyaratan yang dibutuhkan, tiga di antaranya telah terpenuhi dan hanya menyisakan kebutuhan perangkat Chromebook.
“Sekarang ada 36 sekolah yang sudah siap. Dari empat persyaratan, tiga sudah terpenuhi. Tinggal Chromebook yang masih menjadi kendala,” ujar Mulyono.
Ia menjelaskan, setiap sekolah membutuhkan sekitar 60 unit Chromebook. Ketersediaan perangkat menjadi bagian penting agar kegiatan pembelajaran digital dapat berjalan sesuai dengan rencana dan tidak terkendala fasilitas.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga telah mencoba mencari dukungan dari pihak perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Namun, hingga saat ini bantuan perangkat tersebut belum diterima.
Mulyono menegaskan kesiapan sekolah dan guru perlu dibarengi dengan dukungan sarana yang memadai.
“Kalau perangkatnya belum ada, tentu pembelajaran digital belum bisa berjalan secara maksimal,” katanya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sekaligus memperluas akses siswa terhadap berbagai sumber pembelajaran digital.
Dinas Pendidikan masih berupaya memenuhi kebutuhan Chromebook agar 36 sekolah yang telah dipersiapkan dapat segera menjalankan pembelajaran digital secara optimal. (Adv/Kominfo)
![]()







