Heri Purwanto: RKAS Harus Mencerminkan Kebutuhan Sekolah

SANGATTA – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur, Heri Purwanto, menegaskan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) harus berdasarkan kebutuhan nyata satuan pendidikan, bukan kepentingan atau keinginan pihak tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan Heri dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) bagi lembaga pendidikan kesetaraan di Kutim, pada Senin,(7/9/2026).
Menurut Heri, penyusunan RKAS harus diawali dengan perencanaan berbasis data yang mengacu pada kondisi dan kebutuhan sekolah sebagaimana tergambar dalam rapor pendidikan.
“Dari perencanaan berbasis data itu akan menjadi rencana kegiatan dan anggaran sekolah. Dari RKAS itu nanti akan dimasukkan di ARKAS,” kata Heri.
Ia menjelaskan, ARKAS tidak hanya digunakan dalam tahap perencanaan, tetapi juga mencakup pelaksanaan, pembelanjaan hingga pelaporan keuangan. Karena itu, pengelola lembaga pendidikan perlu memahami setiap tahapan agar tidak terjadi kesalahan dalam penatausahaan anggaran.
Heri menekankan, kesalahan dalam perencanaan anggaran dapat berdampak terhadap kebijakan dan pengembangan sekolah.
“Kita berharap perencanaan berbasis data itu akan mencerminkan kebutuhan sekolah. Jadi, proses penganggaran yang ada di dalam RKAS itu pencerminannya adalah kebutuhan sekolah, bukan karena keinginan pihak-pihak tertentu di sekolah,” tegasnya.
![]()










