Resmi Dilantik, HIPPI Balikpapan 2025–2030 Langsung Luncurkan Aplikasi Kasir Gratis untuk UMKM

Balikpapan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia
(HIPPI) Balikpapan resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2025–2030 dalam sebuah
seremoni yang digelar di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Minggu (12/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi HIPPI Balikpapan untuk memperkuat peran
organisasi dalam mendorong pertumbuhan UMKM, mencetak pengusaha baru, serta
memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua DPC HIPPI Balikpapan Muhammad Hanif mengatakan kepengurusan baru mengemban
amanah untuk menghadirkan organisasi yang tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi
juga mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha dan masyarakat.

“Hari ini adalah awal dari sebuah tanggung jawab. Sebuah komitmen untuk bekerja lebih keras,
berkolaborasi lebih luas, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pengusaha,
masyarakat, dan Kota Balikpapan,” ujar Hanif.

Ia menegaskan, HIPPI ingin mengubah cara pandang terhadap organisasi pengusaha.
Menurutnya, HIPPI harus menjadi ruang bagi anggota untuk berkembang, berkolaborasi, dan
menciptakan peluang usaha baru.

“Kami ingin mengubah cara pandang bahwa organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi
tempat untuk berkembang. Bukan sekadar ruang diskusi, tetapi ruang aksi. Bukan hanya
berbicara tentang peluang, tetapi bersama-sama menciptakan peluang,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, HIPPI Balikpapan meluncurkan aplikasi HIPPI Kasir yang
dapat dimanfaatkan secara gratis oleh anggota sebagai upaya mendorong digitalisasi UMKM.
Organisasi juga menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk
memperkuat edukasi kewirausahaan sekaligus mencetak lebih banyak pengusaha muda.

Selain itu, HIPPI Balikpapan menjalin kemitraan dengan Perumda Manuntung Sukses untuk
membuka akses usaha bagi masyarakat yang ingin berjualan sembako. Melalui program
tersebut, calon pelaku usaha cukup menyiapkan tempat usaha, sementara penyediaan barang
dilakukan melalui skema kerja sama yang telah disepakati.

Hanif menilai Balikpapan memiliki posisi strategis sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara
(IKN). Karena itu, HIPPI berkomitmen memastikan pengusaha lokal dapat mengambil peran
lebih besar dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha,
perguruan tinggi, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan bahwa pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi
pelaku utama dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

Melalui kepengurusan baru, HIPPI Balikpapan berharap dapat memperkuat ekosistem
kewirausahaan yang inklusif, meningkatkan daya saing UMKM, serta berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

IKLAN ADSENSE MELAYANG BAWAH