Wabup Kasmidi Hadiri Temu Profesi Tahunan ke XXXII PERHAPI 2023

Samarinda, Etensi.com – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) menggelar Temu Profesi Tahunan (TPT) ke XXXII di Ruang Crystal Ballroom II Hotel Mercure Samarinda pada Selasa (19/9/2023). Acara ini bertujuan untuk mendalami tema “Tata Kelola Pertambangan Untuk Ketahanan Ekonomi Menuju Indonesia Unggul 2045”.
Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, yang turut hadir dalam acara ini, mengungkapkan bahwa kehadiran para ahli pertambangan merupakan dukungan penting bagi sektor pertambangan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa sekitar 87 persen Dana Bagi Hasil (DBH) di Kutai Timur berasal dari sektor tambang, migas, dan batubara, sehingga pemkab selalu mendukung kegiatan seperti TPT PERHAPI ini, termasuk dukungan dari PT KPC.
Ketua Panitia TPT, Ahmad Helmi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menghasilkan strategi pengelolaan mineral dan batubara yang baik, yang akan berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia, khususnya Kalimantan Timur.
TPT PERHAPI 2023 diikuti oleh 26 perwakilan daerah dari seluruh Indonesia, perusahaan asosiasi profesi, dan undangan lainnya. Wakil Ketua Umum PERHAPI, Sudirman Widhy Hartono, menyatakan bahwa pengelolaan pertambangan adalah hal yang penting dan strategis mengingat sumber daya dan cadangan yang besar di Indonesia. Ia juga mencatat perubahan substansial dalam pengelolaan pertambangan sejak disahkannya UU Minerba Nomor 3 tahun 2020, yang mengharuskan perizinan ditarik ke pemerintah pusat.
Sudirman berharap bahwa TPT ini akan menghasilkan masukan positif dan konstruktif dari para profesional pertambangan untuk membantu pemerintah meningkatkan tata kelola pertambangan bersama para pemangku kepentingan. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan, infrastruktur, peningkatan SDM, regulasi, dan paket insentif di sektor industri hilir.
PERHAPI juga menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, kredibilitas, dan akuntabilitas dalam penyajian data terkait sumber daya cadangan dan mineral batubara serta dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pembicara dari Kementerian ESDM, Kementerian Investasi/BKPM, dan lembaga terkait lainnya untuk berdiskusi interaktif tentang isu-isu terkini dalam sektor pertambangan. (Ds)
![]()









