Dinkes Kutim Tindak Tegas Oknum RS Sangkulirang

Etensi.com, Sangatta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutim telah mengambil tindakan tegas terhadap oknum petugas kesehatan yang melakukan transaksi pembelian obat kepada pasien yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Sangkulirang.
Sekretaris Dinkes Kutim, M. Yusuf, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan kepada oknum tersebut, sebagai teguran terhadap tindakan ilegal yang dilakukan. Jika oknum tersebut melakukan pelanggaran yang serupa lagi, mereka akan dikenai sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami sudah mengirimkan teguran kepada oknum tersebut dan meminta RS Sangkulirang untuk mengevaluasi anggotanya,” ujar M. Yusuf saat diwawancarai oleh Insitekaltim di Kantor Dinkes Kutim, pada hari Selasa, (01/08/2023).
M. Yusuf juga mengungkapkan bahwa oknum tersebut telah mengakui kesalahan yang dilakukannya dan bersedia bertanggung jawab dengan mengembalikan uang yang dikeluarkan untuk pembelian obat kepada pasien dan keluarganya.
“Oknum ini juga bersedia mengembalikan dana tersebut,” ungkapnya.
Sebelumnya, pasien tersebut adalah pasien umum yang belum menjadi anggota BPJS Kesehatan. Namun, berkat bantuan dari Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman, pasien tersebut resmi terdaftar sebagai anggota BPJS hanya dalam waktu satu hari.
Meskipun demikian, pasien ini sebenarnya direkomendasikan oleh rumah sakit untuk rujuk ke RS di Kota Sangatta agar bisa mendapatkan perawatan dari dokter spesialis dan klaim BPJS Kesehatan. Namun, pihak keluarga dan pasien menolak rujukan tersebut sehingga RS Sangkulirang hanya memberikan perawatan umum dengan biaya mandiri.
“Klaim BPJS hanya berlaku untuk dokter spesialis, sedangkan untuk dokter umum tetap berbayar. Namun, di RS Sangkulirang tidak tersedia dokter spesialis penyakit dalam,” jelasnya.
Terkait kekurangan dokter spesialis tersebut, M. Yusuf mengakui bahwa Dinkes terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut di daerah, namun hingga saat ini belum ada penambahan dokter spesialis.
“Kebutuhan akan dokter spesialis menjadi masalah kita, namun kami akan terus berusaha,” tegasnya. (Eten1/Adv)
![]()











